Intisari

Media Sosial dalam Kehidupan dan Pengaruhnya

Perkembangan informatika dan komunikasi semakin hari semakin pesat. Keberadaan internet benar-benar membuat akses informasi dan komunikasi semakin cepat dan mudah. Di antara perkembangan paling mutakhir adalah apa yang dikenal dengan “Jejaring Sosial” atau “Media Sosial” (Medsos). Belakangan ini, medsos benar-benar mewarnai kehidupan umat manusia.

Sebut saja, Facebook, Twitter, Youtube, WhatsApp, Telegram dan sebagainya merupakan aplikasi medsos paling ngetrend hampir-hampir tak pernah absen di gadget setiap orang. Layanan SMS dan telepon tidak lagi menjadi layanan utama dalam berkomunikasi.

CIRI UTAMA MEDIA SOSIAL

Ciri utama media sosial atau jejaring sosial adalah bisa bertukar informasi dengan mudah dan cepat. Baik berupa chatting, blogging, forum diskusi, dan berbagi (share) pesan, gambar, audio, atau video. Karena merupakan “dunia maya” yang terhubungkan melalui jaringan internet, maka media ini bersifat tanpa batas!!

SARANA DAKWAH

Dakwah merupakan amal yang agung dan mulia dalam Islam. Allah berfirman,

وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru (berdakwah) kepada Allah, mengerjakan amal yang shalih, dan berkata, ‘Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?’.” (QS. Fushilat : 33).

Apabila para penyeru kepada kekufuran, kebatilan, dan kesesatan menggunakan berbagai media tak terhitung banyaknya, baik berupa majalah, koran, tabloid, buletin, radio, televisi, termasuk juga melalui jaringan internet dengan segala bentuk fasilitas dan medianya.

Maka, para penyeru kebenaran wajib memperbanyak media-media mereka dengan beragam bentuk yang dibenarkan secara syar’i di medan dakwah seperti buletin, majalah, kaset-kaset/audio, maupun melalui jaringan internet, termasuk jejaring sosial/media sosial.

Bahkan suara para penyeru kebenaran harus lebih tinggi dan lebih lantang.

Melalui media-media tersebut, para da’i bisa menyebarkan :

  1. Al-Qur’an al-Karim dengan tafsirnya yang benar
  2. As-Sunnah yang shahih dengan penjelasannya (syarh) yang benar.
  3. Akidah yang benar dalam semua pembahasannya.
  4. Fikih yang benar dalam semua pembahasannya.
  5. Akhlak Islami dengan segala penggambarannya.
  6. Sirah (perjalanan hidup) Rasulullah yang muliadan sirah para nabi dan rasul.
  7. Sirah para shahabat yang mulia, dan sirah para ulama umat yang mengikuti para shahabat dengan baik.

BAHAYA MEDIA SOSIAL

Di balik layanan yang mudah dan cepat, serta banyak manfaat yang bisa diraih dengannya, media sosial juga menyimpan banyak bahaya yang sangat besar. Facebook, Twitter, Youtube, WhatsApp, Telegram, dan jejaring sosial lainnya ternyata juga berpotensi besar dalam menghancurkan akidah dan moral para pemakainya, terutama dari kalangan generasi muda.

Berikut beberapa kerusakan akibat media sosial :

1. Ajang Tersebarnya Propaganda Kebatilan.

Akses yang sangat cepat dan mudah di medsos/jejaring sosial, membuat berbagai kerusakan dan kebatilan juga tersebar dengan cepat.

Ajakan-ajakan kepada kemaksiatan, misalnya berupa gambar-gambar porno, dll dengan mudah di-share atau dicopas di medsos.

Demikian juga kaum komunis, kaum syi’ah, atau kaum teroris (ISIS/al-Qaeda) menggunakan medsos sebagai media propaganda untuk mempengaruhi generasi muda kaum muslimin. Maka waspadalah wahai para pemuda dan orang tua.

2. Lupa Beribadah Karena terlalu asyik dengan medsos, banyak dari para penggunanya yang lupa atau terlambat shalat berjama’ah di masjid, semakin jarang membaca al-Qur’an, dan sebagainya.

3. Pergaulan Bebas tanpa Batas

Dunia medsos merupakan dunia internet, yang berarti dunia tanpa batas. Di medsos seseorang bisa berjumpa dengan siapa saja. Apa jadinya pengguna medsos yang minim bekal iman dan bekal ilmu manakala bertemu dengan lawan jenisnya, atau bahkan berteman akrab dengan seorang yang beda agama dengannya? Banyak kasus terjadi anak gadis dibawa kabur pacarnya yang bermula dari pertemanan di dunia maya (internet), bahkan terenggut kehormatannya!! Subhanallah… sangat miris mendengarnya.

4. Merusak Rumah Tangga

Suami sibuk dengan gadget-nya, si istri bisa berjam-jam asyik dengan WhatsApp atau Facebook-nya. Anak-anak pun juga demikian. Apa jadinya rumah tangga yang seperti ini?? Terlalu banyak kasus perselingkuhan dan perceraian terjadi, bermula dari atau gara-gara medsos!!

Wallahu a’lamu bish shawab

Bersambung ke Bagian Kedua insyaAllah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga
Close
Back to top button