Faedah Ringkas

Audio: Siapa yang Menantang Allah dan Rasul-Nya Berperang?!!!

 

Allah Ta’ala berfirman,

(یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَذَرُوا۟ مَا بَقِیَ مِنَ ٱلرِّبَوٰۤا۟ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِینَ ۝ فَإِن لَّمۡ تَفۡعَلُوا۟ فَأۡذَنُوا۟ بِحَرۡبࣲ مِّنَ ٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦۖ وَإِن تُبۡتُمۡ فَلَكُمۡ رُءُوسُ أَمۡوَ ٰ⁠لِكُمۡ لَا تَظۡلِمُونَ وَلَا تُظۡلَمُونَ)

Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika benar kalian adalah orang beriman. Jika kamu tidak melaksanakannya, maka umumkanlah peperangan dari Allah dan Rasul-Nya. Tetapi jika kamu bertaubat, maka kamu berhak atas pokok harta kamu. Kamu tidak berbuat zalim (merugikan) dan tidak dizalimi (dirugikan). [QS. Al-Baqarah : 278 – 279].

Al-Imam Ismail bin Umar Ibnu Katsir Ad-Dimasyqi Asy-Syafi’i rahimahullah berkata:

“Ini merupakan ancaman keras dan peringatan yang ditekankan bagi siapa saja yang terus melakukan praktek ribawi setelah datangnya peringatan. Al-Imam Ibnu Juraij berkata: Ibnu Abbas menafsirkan ( فأذنوا بحرب ) dengan: “Yakinilah bahwa kamu akan diperangi oleh Allah dan RasulNya”.

Tafsir Al-Quranil Azhim 1/716 (cet. Daar At-Thayyibah).

————-

Nasehat Untuk Saudara Seiman

Wahai saudaraku muslim, apabila Engkau membutuhkan makan dan menyambung kehidupanmu janganlah engkau mengambilnya dari lembaga riba sedikitpun, terlebih lagi untuk membangun rumah ataupun membeli mobil.

Allah menghalalkan bangkai, daging babi, hewan yang mati terbanting, dan terjatuh dari ketinggian ketika kondisi darurat. Namun, Allah tidak pernah menghalalkan riba, dalam kondisi terdesak sekali pun.

Riba benar-benar berbahaya.

Riba sangat berbahaya.

Jangan bertransaksi dengan cara riba! Bersabarlah! Allah menyediakan jalan keluar bagi orang-orang yang bertakwa. Serta akan mendatangkan rezeki dari arah yang tidak terduga.

Riba adalah dosa besar dan membahayakan. Orang yang meyakini bahwa riba itu hukumnya halal, akan mengeluarkan dirinya dari keislaman.

Jika Engkau membutuhkan rumah, maka bersabarlah sampai Allah membukakan rezeki untukmu!

Kembalilah kepadaNya dengan bertaubat, bersandar dan berdoa serta tempuhlah sebab-sebabnya sampai Allah persiapkan rumah untukmu!

Jika belum pula mendapatkannya, mati dalam keadaan selamat dari tindakan memerangi Allah lebih baik bagimu.

Karena para lintah darat adalah orang-orang yang memerangi Allah na’udzubillah, sebagaimana yang telah disebutkan dalam ayat di atas.

BAHWA ALLAH MENGUMUMKAN PERANG TERHADAP PARA RENTENIR, LINTAH DARAT DAN PEMAKAN RIBA.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam melaknat para pemakan harta riba, para wakil, pencatat, dan kedua saksinya.

Apa yang Engkau harapkan setelah laknat Allah? Apakah rumah akan bermanfaat jika Neraka Jahannam ada di hadapan Engkau?

Sudah seharusnya seorang mukmin takut kepada Allah dan bersabar dalam menghadapi kemiskinannya.

Wabillahit taufiq wal hidayah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga
Close
Back to top button