Intisari

Audio: Benarkah Muharram Bulan Sial?

“Jangan mengadakan hajatan pada Bulan Muharram (Jawa: Suro), nanti bisa sial!” Begitu kata sebagian orang.

Mereka menganggap bahwa ada bulan-bulan tertentu bisa mendatangkan musibah atau kesialan tatkala mengadakan kegiatan tertentu seperti hajatan dan lain-lain.

Kaum muslimin rahimakumullah,

Di dalam Islam keyakinan yang seperti ini diistilahkan dengan Tathayyur atau Thiyarah, yakni suatu anggapan bahwa keberuntungan atau kesialan itu didasarkan pada kejadian, waktu, atau tempat tertentu.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam telah bersabda yang artinya :

“Thiyarah itu adalah kesyirikan.” (HR. Ahmad dan At Tirmidzi).

Kaum muslimin rahimakumullah,

Keyakinan dan praktek seperti ini digolongkan ke dalam perbuatan kesyirikan karena beberapa hal, di antaranya:

1. Seseorang yang berthiyarah berarti dia meninggalkan tawakkalnya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Padahal tawakkal merupakan salah satu jenis ibadah kepada Allah.

2. Seseorang yang bertathayyur berarti dia telah bergantung kepada perkara yang tidak ada hakekatnya (tidak layak untuk dijadikan tempat bergantung). Sedangkan Allah Ta’ala berfirman yang artinya :
“Allah adalah satu-satunya tempat bergantung.” (QS. Al Ikhlash: 2).

Semoga Allah Ta’ala menjadikan kita sebagai hamba-hambanya yang menauhidkanNya dan memberikan pertolongan kepada kita semua untuk menjauhi segala bentuk kesyirikan kepadaNya.

Aamiin.

Simak selengkapnya di: https://buletin-alilmu.net/2007/01/21/bulan-muharram-bukan-bulan-sial/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button