Fiqih

Cara Mengganti Shalat Ied atau Tertinggal Sebagian Raka’atnya

 

Disunnahkan bagi yang tertinggal Shalat Ied atau tertinggal sebagian raka’atnya untuk mengganti sebagaimana sifatnya; shalat dua raka’at dengan takbir-takbir tambahannya.

Karena keumuman hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam:

فَما أدْرَكْتُمْ فَصَلُّوا وما فَاتَكُمْ فأتِمُّوا

“Apa yang kalian dapati, maka shalatlah. Adapun yang tertinggal, sempurnakanlah.” (HR. Al-Bukhari no. 635).

Apabila satu raka’at terluput bersama imam, maka menggantinya dengan satu raka’at.

Jika ia datang dan imam sedang berkhutbah, hendaknya duduk dan mendengarkan khutbah.

Apabila khutbah telah selesai, ia shalat dua raka’at dalam rangka mengganti, boleh shalat sendirian atau berjama’ah.

Bagaimana jika mendapati imam sedang ruku Shalat Ied?

Jika seorang makmum mendapati imam memulai membaca surat, maka makmum tidak perlu melakukan takbir-takbir tambahan.

Jika mendapati imam sedang ruku, maka makmum bertakbir takbiratul ihram kemudian ruku, tidak perlu mengganti takbir-takbir tambahan.

Sumber : https://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/13554

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga
Close
Back to top button