Doa

AUDIO: Doa di Malam Lailatul Qadar

 

Lailatul Qadar adalah malam yang penuh dengan kemuliaan.

Dinamakan dengan “Lailatul Qadar” karena besarnya kadar serta keutamaan malam tersebut di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Juga karena pada malam tersebut ditetapkan takdir yang berlaku untuk setahun penuh.

Kaum muslimin rahimakumullah

Ketahuilah, lailatul qadar terletak di salah satu malam pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Hal ini berdasarkan hadits Ibnu Umar Radhiyallahu ‘Anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

“Carilah lailatul qadar pada malam sepuluh hari terakhir, jika salah seorang diantara kalian dalam keadaan lemah (tidak mampu) maka jangan sampai luput baginya malam keduapuluh tujuh”. (Muttafaqun ‘alaihi).

Berbeda dengan malam-malam yang lainnya, keutamaan lailatul qadar begitu banyak.

Sebagiannya telah disebutkan dalam al-Qur’an dan hadits-hadits Rasul Shallallahu’ Alaihi wa Sallam, antara lain:

Pertama : al-Qur’an al-Karim turun pada malam tersebut.

Kedua : Amalan ibadah di malam itu, lebih baik daripada ibadah seribu bulan.

Ketiga : Begitu banyaknya malaikat yang turun ke bumi di malam tersebut.

Keempat : Malam lailatul qadar penuh dengan barakah.

Kelima : Barang siapa menegakkan shalat di malam lailatul qadar dengan penuh iman dan ikhlas akan diampuni dosa-dosanya.
Dan lain sebagainya.

Melalui sebuah hadits yang datang dari Ummul Mukminin Aisyah Radhiyallahu ‘Anha, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam membimbing kaum muslimin untuk bersemangat mencari keutamaan malam lailatul qadar.

Aisyah Radhiyallahu ‘Anha berkata:

”Dahulu Rasulullah ketika telah masuk pada sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan), beliau menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya dan bersungguh-sungguh (dalam beribadah)”. (HR. Muslim).

Rasululllah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam juga mengajarkan kita suatu doa yang hendaknya diucapkan di malam yang penuh dengan kebaikan tersebut.

Tatkala Aisyah Radhiyallahu ‘Anha bertanya kepada beliau:

”Wahai Rasulullah jika aku mendapati lailatul qadar, do’a apa yang kuucapkan pada malam tersebut?”,

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii

“Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang suka memberi maaf, maka maafkanlah aku”. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Kaum muslimin….

Mengingat keutamaan lailatul qadar yang begitu besar, tentu kita semua berharap agar dijadikan sebagai hamba-hamba Allah yang mendapati malam tersebut dalam keadaan sedang menghidupkannya dengan melakukan berbagai bentuk ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar tidak terluput dari keutamaannya. Allahumma amiin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button