Fiqih

Bolehkah Berkurban dengan Hewan Betina?

 

Al-Imam an-Nawawi rahimahullah berkata,

“Syarat sah pada hewan kurban adalah termasuk dari al-ān’am yaitu unta, sapi dan kambing… baik jantan maupun betina dari semua jenis hewan tersebut dan tidak ada perbedaan pendapat tentang hal ini di dalam mazhab kami.” (al-Majmu’, jilid 8, hlm. 393).

 

Boleh menggunakan hewan betina baik untuk akikah atau pun kurban. Al-Imam an-Nawawi pun menjelaskan,

“Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, ‘Untuk anak laki-laki akikah dengan dua kambing dan anak perempuan dengan satu kambing, tidak mengapa menggunakan kambing jantan atau pun betina’. Apabila ini dibolehkan dalam hal akikah dengan berlandaskan hadis ini, maka menunjukkan boleh juga dalam hal berkurban karena daging hewan jantan lebih bagus dan daging hewan betina lebih segar.” (al-Majmu’, jilid 8, hlm. 393).

 

Dan demikian pula sebagaimana keumuman ayat yang menjelaskan masalah hewan kurban, tidak ada perincian harus jantan atau betina, seperti ayat 28, 34, dan 36 dari surat Al-Hajj.

 

Dari penjelasan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa untuk kurban dan akikah boleh dengan hewan jantan dan bentina, karena antara kurban dan akikah ada sisi kesamaan, namun kurban harus dengan bahimatul an-‘ām (unta,sapi & kambing) dan yang paling utama (Afdhal) dengan unta bersendirian. sedangkan akikah yang afdhal (lebih utama) dengan kambing, walaupun boleh dengan unta atau sapi bersendirian

 

Adapun dari sisi mana yang lebih utama, maka hewan jantan lebih utama untuk kurban karena Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berkurban dengan hewan jantan, al-Hafizh Ibnu Hajar tatkala menerangkan hadis yang menjelaskan bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berkurban dengan dua kambing jantan yang bertanduk, beliau menyebutkan,

“Di dalam hadis ini diambil faedah bahwa hewan jantan lebih utama daripada hewan betina untuk berkurban.” (Fath al-Bārī, jilid 10, hlm. 11).

 

Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah mengatakan,

“Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dahulu berkurban dengan domba jantan, maka domba jantan lebih utama. Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah berkurban dengan 2 domba yang berwarna putih bercampur hitam. Keduanya lebih baik daripada betina namun jika berkurban dengan domba betina, tidak mengapa.

Fatawaa Nur ‘alad Darb libni Baz kaset nomor 728.

Wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga
Close
Back to top button