Manhaj

Metode Shahabat Nabi adalah Jalan yang Diridhai Allah

Al-Imam Abu Ibrahim Ismail bin Yahya al-Muzani Asy-Syafi’i rahimahullah menjelaskan keutamaan para shahabat Radhiyallahu ‘Anhum di dalam kitabnya Syarh as-Sunnah :

“Mereka (para shahabat Radhiyallahu ‘Anhum) adalah penduduk bumi pilihan setelah Nabi mereka shalallahu alaihi wa sallam. Allah memilih mereka sebagai pendamping Nabi, serta diciptakan sebagai penolong bagi agama-Nya. Mereka adalah para imam Islam dan pemimpin kaum muslimin. Semoga rahmat Allah tercurah atas mereka semua”.

Itulah di antara keutamaan para sahabat yang wajib kita ketahui. Keutamaan mereka telah disebutkan oleh Allah di sekian banyak tempat dalam al-Quran dan disebutkan pula oleh Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam sekian sabdanya.

Allah Ta’ala berfirman :


وَٱلسَّـٰبِقُونَ ٱلۡأَوَّلُونَ مِنَ ٱلۡمُهَـٰجِرِینَ وَٱلۡأَنصَارِ وَٱلَّذِینَ ٱتَّبَعُوهُم بِإِحۡسَـٰنࣲ رَّضِیَ ٱللَّهُ عَنۡهُمۡ وَرَضُوا۟ عَنۡهُ وَأَعَدَّ لَهُمۡ جَنَّـٰتࣲ تَجۡرِی تَحۡتَهَا ٱلۡأَنۡهَـٰرُ خَـٰلِدِینَ فِیهَاۤ أَبَدࣰاۚ ذَ ٰ⁠لِكَ ٱلۡفَوۡزُ ٱلۡعَظِیمُ

Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung. [QS. at-Taubah :100].

Pada ayat di atas, Allah menyampaikan bahwasannya Allah meridhai para shahabat dan siapa saja yang mengikuti mereka dengan baik, dan berusaha mendalami serta mengkaji ajaran para shahabat yang belum mereka ketahui, kemudian mengamalkannya dan memeganginya dengan sekuat-kuatnya. Maka bisa dipastikan bahwa jalannya para shahabat adalah jalan untuk meraih ridha Allah.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam menjelaskan dalam sabdanya bahwa jalan yang mereka ikuti adalah jalan keselamatan.

Beliau Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda (yang artinya) :

“Yahudi akan terpecah menjadi 71 golongan. Nasrani akan terpecah menjadi 72 golongan. Umat ini akan terpecah menjadi 73 golongan, semua golongan tersebut ke neraka, kecuali 1 golongan saja”.

Para shahabat bertanya: “Siapakah satu golongan tersebut, wahai Rasulullah?”

Beliau menjawab: “Yaitu barangsiapa yang berjalan di atas jalan yang aku ikuti dan diikuti pula oleh para sahabatku hari ini.” (HR. ath-Thabrani dalam Mu’jam al-Ausath 5/135, no. 4886 dan dalam Mu’jam ash-Shaghir 2/29, no. 724).

Maka dari ayat dan hadits di atas jelaslah bagi kita bahwa bagi siapa saja diantara kita yang mengharapkan keridhaan Allah dan keselamatan dunia serta akhiratnya, maka wajib baginya untuk mengikuti metode para shahabat nabi di dalam mengimani dan menjalankan agamanya.

Barokallahu fiikum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button