Faidah Ringkas

Audio: Penjelasan Hadits Tentang Puasa Yang Bernilai Agar Tidak Sia-Sia

 

Asy Syaikh Ibnu Baz rahimahullah menjelaskan sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam,

“((من لم يدع قول الزور والعمل به والجهل فليس لله حاجة في أن يدع طعامه وشرابه)).

“Barangsiapa tidak meninggalkan ucapan dan perbuatan dusta serta (tidak meninggalkan) perbuatan kejahilan, maka Allah tidak butuh atas usahanya meninggalkan makan dan minumnya”

يعني لا قيمة لصومه ولا يصلح أن يقدم إلى الله هذا الصوم المجروح بالرفث والفسوق والمعاصي، يجب أن يكون المؤمن محترما لصومه، يقدم لله صوما سليما بعيدا عما حرم الله، فهو سبحانه أهل لأن يتقرب إليه بكل خير.”

“Yakni tidak ada nilai bagi puasanya dan tidak pantas untuk di persembahkan kepada Allah ibadah puasa yang telah dinodai dengan ucapan kotor, kefasikan dan kemaksiatan.

Wajib bagi seorang muslim untuk menghormati puasanya, hendaknya ia senantiasa mempersembahkan kepada Allah ibadah puasa yang selamat dan jauh dari perbuatan-perbuatan yang di haramkan oleh Allah, Allah Subhanahu wa Ta’ala, sangat pantas bagi kita mendekatkan diri kepadaNya dengan semua kebaikan.”

Sumber : https://binbaz.org.sa/audios/2694/394-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button