Intisari

Digiringnya Manusia Menuju Padang Mahsyar

Setelah seluruh manusia dibangkitkan dari kuburnya pada hari Kiamat, Allah Ta’ala akan mengumpulkan mereka di Padang Mahsyar. Tempat di mana Allah Ta’ala akan menegakkan keadilan atas makhluk-makhluk-Nya. Pada saat itulah setiap insan akan mempertanggungjawabkan segala perbuatannya selama di dunia. Peristiwa inilah yang diistilahkan dalam ayat-ayat Qur`ani dan hadits-hadits Nabawi dengan al-Hasyr (pengumpulan manusia).

Peristiwa al-Hasyr ini akan meliputi seluruh manusia, siapa pun dia tanpa terkecuali, Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan Kami kumpulkan mereka, dan tidak Kami tinggalkan seorangpun dari mereka.” (QS. al-Kahfi: 47).

Keadaan mereka ketika itu adalah sebagaimana yang dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, “Sesungguhnya kalian akan digiring dalam keadaan tidak beralas kaki, tidak berpakaian dan tidak dikhitan.” (HR. Bukhari Muslim).

Dalam riwayat lain, Ibunda Kaum Mukminin Aisyah Radhiyallahu ‘Anha bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, “Wahai Rasulullah, para laki-laki dan perempuan, sebagian mereka akan melihat kepada sebagian yang lain?” yaitu dalam keadaan aurat mereka tidak tertutup. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pun menjawab, “Urusan mereka lebih dahsyat daripada sekedar memerhatikan hal itu.” (HR. Bukhari Muslim).

Pada saat itu akan tampak dengan jelas perbedaan antara orang-orang yang bertakwa dengan orang-orang yang durhaka.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “(Ingatlah) hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang bertakwa kepada Allah Dzat yang Maha Pemurah sebagai perutusan yang terhormat dan Kami akan menghalau orang-orang yang durhaka ke neraka Jahannam dalam keadaan dahaga.” (QS. Maryam: 85).

Demikian pula orang-orang yang bertakwa ketika datang kepada Allah Ta’ala, hati-hati mereka akan dipenuhi harapan dan rasa optimis bahwa mereka akan mendapatkan balasan pahala limpahan kasih sayang serta kenikmatan dari Allah Ta’ala di surga, negeri kemuliaan. Hal ini karena mereka selama di dunia telah menjalankan ketaatan dan ibadah yang Allah Ta’ala ridhai, dan Allah Ta’ala telah menjanjikan bagi mereka balasan berupa pahala di akhirat, maka mereka pun datang kepada Allah Ta’ala dengan rasa yakin bahwa Allah Ta’ala akan memenuhi janji-Nya tersebut. (Tafsir as-Sa’di hlm. 473).

Sedangkan orang-orang yang durhaka, yakni orang-orang kafir, maka akan dihalau menuju neraka dalam keadaan haus. Lebih dari itu, Allah Ta’ala berfirman tentang keadaan mereka ketika itu, (artinya), “Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari kiamat (diseret) diatas wajah mereka dalam keadaan buta, bisu dan tuli.” (QS. al-Isra: 97).

Ini benar-benar menunjukkan bahwa kehinaanlah yang mereka dapatkan pada hari kiamat. Mereka akan diseret di atas wajah-wajah mereka menuju Padang Mahsyar.

Allah Ta’ala juga akan mengumpulkan mereka dalam keadaan buta, tidak melihat segala sesuatu yang di sekelilingnya. Itu merupakan balasan yang setimpal dengan perbuatan mereka ketika di dunia, di mana mereka meninggalkan ayat-ayat Allah Ta’ala, tidak menghiraukannya dan tidak menjadikannya sebagai pegangan hidup.

Allah Ta’ala berfirman, “Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya kehidupan yang sempit dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta. Berkatalah ia: “Ya Rabbku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?”

Allah Ta’ala berfirman: “Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu meninggalkannya dan begitu (pula) pada hari ini kamupun ditinggalkan”. (QS. Thaha: 124-126).

Apakah yang selain manusia dan jin juga akan dikumpulkan? Bagaimanakah keadaan bumi Padang Mahsyar dikala itu?

Baca artikel lengkapnya di www.buletin-alilmu.net Rubrik Akidah dengan judul DIGIRINGNYA MANUSIA MENUJU MAHSYAR.

Digiringnya Manusia menuju MAHSYAR

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button