Buletin Al Ilmu

0

Untuk Segenap Orang Tua -serial pendidikan anak dan keluarga-

Anak adalah karunia terindah bagi setiap orang tua. Sebuah karunia yang tidak ternilai dan tidak bisa diukur dengan materi maupun harta. Anak-anak adalah harta paling berharga dalam sebuah keluarga.
Bagi Anda yang belum dikarunia putra, kehadiran mereka selalu dinanti. Keberadaannya di dunia terus dirindu. Anak adalah tumpuan masa depan, sebagai pewaris dan penerus generasi yang telah tua. Ia adalah penyejuk hati, pelipur lara, dan tempat mencurahkan kasih sayang maupun cinta. Keberadaannya di dunia menjadikan kehidupan ini terasa begitu indah dan bahagia.

0

Racun Mematikan itu Bernama Pluralisme Agama

Pluralisme agama adalah suatu paham yang mengajarkan bahwa semua agama adalah sama dan karenanya kebenaran setiap agama adalah relatif, oleh sebab itu, setiap pemeluk agama tidak boleh mengklaim bahwa hanya agamanya saja yang benar sedangkan agama yang lain salah. Pluralisme agama juga mengajarkan bahwa semua pemeluk agama akan masuk dan hidup berdampingan di surga. (Fatwa MUI nomor 7/Munas VII/MUI/11/2005). MUI kemudian menegaskan bahwa pluralisme agama hukumnya haram dan merupakan paham yang bertentangan dengan ajaran agama Islam.

0

Khadijah bintu Khuwailid Anugerah Terindah yang Pernah Dimiliki

Khadijah berkunyah dengan Ummul Qasim, sebagaimana Rasulullah shalallahu alaihiwasallam berkunyah dengan Abul Qasim. Ibunya bernama Fathimah bintu Zaidah al-‘Amiriyyah. Khadijah adalah tokoh kaum wanita di masanya. Pribadi yang cerdas, sarat keutamaan, taat beragama, menjaga kehormatan, lagi dermawan. Di masa jahiliyyah, orang-orang menyebut beliau dengan ath-Thahirah (wanita yang suci).

0

Haji dan Arab Saudi

Sebagai rukun Islam yang kelima, menunaikan haji menjadi dambaan setiap muslim di seluruh dunia. Walaupun membutuhkan biaya yang tidak sedikit, animo kaum muslimin untuk menyambut  panggilan ilahi ini tetap besar. Setiap tahunnya, jumlah jemaah...

0

Mina Berdarah Ulah Syi’ah ?!

Pada musim haji tahun 2015 ini, tragedi Mina terulang kembali. Hingga buletin ini ditulis, lebih dari tujuh ratus korban dilaporkan meninggal dunia sedangkan ratusan lainnya luka-luka. Ada juga jamaah haji yang hilang dan belum kembali ke hotelnya. Maka, kami segenap redaksi buletin al-Ilmu mengucapkan innalillahi wainna ilaihi rajiun. Musibah ini adalah duka kita bersama. Kami hanya bisa berdoa, semoga Allah menerima amal ibadah jamaah yang meninggal dunia, memberikan kesabaran kepada segenap keluarga yang ditinggal, dan menyegerakan kesembuhan bagi jamaah yang luka-luka. Amin.